IPcop,itulah namanya..sudah beberapa tahun saya berkenalan dengannya...memang banyak distro router linux yang sejenis dengan IPcop,seperti ClearOS,mikrotik,smoothwall,IPfire,endian firewall,Devil-linux,zentyal,zeroshell,pfsense dll...
Kenapa saya pilih IPcop?
Hampir semua distro pernah saya coba terapkan,semua punya fitur dan kelebihan masing masing,semua distro memang bagus,tergantung kita bisa menerapkan,memahami...intinya bukan dari Distro nya,tapi dari "otak"kita sebagai pengguna.
Terus terang saja di warnet yg saya kelola,baik itu punya sendiri atau client,saya memakai 2 distro router yaitu IPcop dan ClearOS...tentu untuk tujuan dan penggunaan yang berbeda. tapi kali ini saya akan membahas tentang IPcop saja.
Apa itu IPcop?
IPCOP adalah suatu distribusi Linux yang menyediakan fitur simple-to-manage firewall appliance berbasis perangkat keras PC. IPCOP juga merupakan suatu stateful firewall dibuat berdasarkan pada Linux netfilter framework.
Distro ini awalnya dikembangkan oleh tim yang mengembangkan Smoothwall Linux firewall, perkembangan selanjutnya, proyek IPCop dikembangkan dengan bebas, dan saat ini sudah terpisah sepenuhnya.
IPCOP sangat simple, dan memiliki fitur user-managed unpuk mekanisme update securyty-nya. Bahkan cenderung mudah dipahami untuk yang para pemula, dan handal untuk yang sudah berpengalaman.
IPCOP dikembangkan secara Opensource, dengan komunitas pengembang independent yang tersebar diseuluruh dunia. CD-ROM image untuk instalasi dapat dengan mudah didownload dan memiliki miror yang cukup banyak.
Pengembangan IPcop terus berlanjut hingga saat ini sudah mencapai seri rilis 2.0.6
Walaupun bukan bagian dari komunitas resmi, banyak sekali yang memberikan kontribusi bagi pengembangan IPcop. Pada umumnya mereka membuat modul-modul tambahan yang di kenal sebagai Add-ons. Addons ini memberikan tambahan kemampuan IPCop menjadi lebih handal, beberapa addons yang paling sering digunakan adalah QoS untuk bandwidth management, Advanced Proxy dan Url Filter untuk proxy dan filter akses, E-mail Virusscanner, OpenVPN, dan banyak lagi. Akan kita bahas mengenai addons ini secara terpisah.
"The Bad Packet Stop Here" merupakan slogan yang diusung untuk menjadikan IPCop sebagai firewall yang handal.
Sumber : google
Fitur IPcop Firewall
# Aman, stabil dan merupakan Linux based firewall dengan konfigurasi yg mudah# Mudah untuk melakukan Administrasi lewat web
# IPCop dapat menggunakan DHCP IP address dari ISP yang kita gunakan
# Sebagai intrusion detection system untuk mendeteksi serangan ke internal network kita
# Memiliki Traffic shaping untuk mengatur prioritas service seperti web browsing, FTP, telnet dan lain-lain sesuai keinginan
# IPTable network filters
# Support Drive IDE, SATA, SCSI dan CF. With optional software RAID.
# Mendukung 4 jenis Interface jaringan :
- GREEN — Internal Trusted Network : Digunakan untuk Jaringan internal LAN
- BLUE — Wireless Semi-Trusted Network : Digunakan untuk Jaringan Hotspot/Wifi
- ORANGE — DMZ for Internet accessed servers : Digunakan untuk Jaringan Server,seperti web server,mail server dll
- RED — The Internet connected : Digunakan Untuk Jaringan internet dari ISP.
Jenis internet yg Bisa digunakan:
# DHCP client support on RED to receive IP from ISP, also support for a dynamic DNS to be updated as this IP changes.
# DHCP server for GREEN and BLUE to simplify network setup and maintenance.
# NTP server and client for setting IPCop clock and supplying a common clock for internal GREEN and BLUE networks.
# Virtual Private Network (VPN) to allow multiple sites to act as single large network.
# Virtual Private Network (VPN) to allow remote users access to head office (RoadWarrior).
# Proxy Support for both Web Surfing and DNS support allow for “faster”connection response on and simplified network setup.
# Administration after initial load is via a secure Web Interface including :
- Dial up modem
- ISDN
- DSL Modem
- USB Modem (dengan driver Yg sesuai)
# DHCP client support on RED to receive IP from ISP, also support for a dynamic DNS to be updated as this IP changes.
# DHCP server for GREEN and BLUE to simplify network setup and maintenance.
# NTP server and client for setting IPCop clock and supplying a common clock for internal GREEN and BLUE networks.
# Virtual Private Network (VPN) to allow multiple sites to act as single large network.
# Virtual Private Network (VPN) to allow remote users access to head office (RoadWarrior).
# Proxy Support for both Web Surfing and DNS support allow for “faster”connection response on and simplified network setup.
# Administration after initial load is via a secure Web Interface including :
- Performance Graphics for CPU, Memory and Disk as well as Network throughput
- Log viewing with autorotation.
- Multiple language support. Use of older equipment. 486 or better, minimal disk size 512 MB and at least 64 MB RAM
Contoh topologi Jaringan IPcop
Bersambung...


0 komentar :
Posting Komentar